Spesifikasi Tembok
Tembok Baja Mesir adalah tembok baja yang membentang sepanjang perbatasan Mesir-Gaza, panjangnya mencapai 13 km, dengan kedalaman antara 20-30 km dibawah permukaan tanah. Tembok yang terbuat dari lempengan-lempengan baja ini dirakit sedemikian rupa sehingga tidak meninggalkan celah sedikit pun. Panjang masing-masing lempengan baja tersebut 18 meter dengan lebar 50 meter dan ketebalan 5 cm yang ditanam dengan menggunakan alat pengebor khusus yang biasa digunakan untuk menggali sumur. Dari beberapa kali uji coba, terbukti lempeng-lempeng baja ini tidak dapat ditembus dengan alat pengebor logam atau dihancurkan dengan ledakan dinamit. Tidak bisa dipotong, dilebur, atau ditembus. Disamping juga dilengkapi dengan kamera pengintai berteknologi canggih yang dipasang disepanjang tembok. Kamera-kamera tersebut mampu mengambil gambar dimalam hari dan dalam kondisi suhu bagaimanapun.
Lokasi Tembok
Tembok baja Mesir terletak sekitar 70-100 meter dari tembok Khurosani yang membatasi wilayah Jalur Gaza dengan kawasan Mesir. Kawasan datar yang rata dengan tanah. Panjang wilayah perbatasan Mesir-Gaza mencapai 13 km. Dan tembok yang akan dibangun panjangnya mencapai 10-11 km. 3 km dari wilayah perbatasan itu merupakan daerah berpasir yang tidak mungkin digali terowongan dibawahnya sehingga tidak perlu dibangun tembok. Hingga saat ini tembok yang sudah selesai dibangun mencapai 4,5 km. Pembangunannya itu sendiri telah dimulai sejak setengah tahun yang lalu.
Pabrikasi Baja
Lempengan-lempengan baja yang menjadi material utama tembok ini terbuat dari bijih baja anti ledakan, yang diproduk disalah satu pabrik baja di Amerika Serikat. Kemudian dibawa ke Mesir melalui laut dan diangkut oleh kontainer-kontainer militer Mesir dari pelabuhan Port Said ke wilayah perbatasan Rafah secara sembunyi-sembunyi. Proses ini berjalan dari sejak enam bulan yang lalu. Baja yang digunakan tersebut diimpor dari Rusia dan diproduk disalah satu perusahaan logam terbesar dunia, Russian steel group Evraz. Perusahaan yang mengimpor bahan-bahan logam ke Amerika ini adalah milik seorang miliarder terkemuka yang juga pemilik dari klub sepakbola inggris terkenal Chelsea, Roman Abramovic.
Tujuan Pembangunan Tembok
Pemerintah Mesir mengklaim maksud pembangunan tembok ini tiada lain untuk menghentikan apa yang dianggap oleh pemerintah Mesir sebagai pembobolan perbatasannya melalui terowongan yang dibuat oleh orang-orang Palestina dari Rafah yang menjadi wilayah Palestina sampai ke Rafah Mesir dengan tujuan penyelundupan yang membahayakan keamanan Mesir.
Categories: